Latte Art, Seni Menggambar Dalam Kopi

post-img

Membuat secangkir kopi merupakan sebuah seni tersendiri untuk bisa menjadi sebuah minuman kopi yang bisa dinikmati. Rasa merupakan sebuah bagian terpenting dan rasa merupakan sebuat tujuan utama di dalam dunia perkopian. Untuk bisa menghasilkan rasa kopi yang enak dibutuhkan perhatian khusus dari hulu ke hilir.

Pada artikel ini saya tidak membahas tentang rasa kopi yang enak, melainkan tentang latte art yang merupakan sebuah seni dalam membuat gambar diatas kopi espresso dengan susu. Membuat latte art merpola pada busa susu yang di pouring diatas espresso. Biasanya para barista mengasah keahliannya dengan membuat latte art untuk membuat sebuah gambar yang menarik.

Proses pouring menggunakan susu yang telah di steam untuk membuat gambar pada kopi. (Foto oleh Hendra Nurdiyansyah)

Secra rasa latte art kurang begitu diutamakan soal rasa, melainkan lebih ke visual dan kerapian gambar. Latte art yang bagus akan terlihat kontras dengan warna, volume yang cukup, simetris, dan membetuk golden ring.

Saat ini latte art menjadi sebuah trend tersendiri di dunia kopi, bahkan berlomba-lomba membuat latte art lalu diposting di media sosial. Membuat latte art yang bagus menjadikan sebuah daya tarik tersendiri untuk menarik konsumnen. Dengan berbagi gambar seperti hati, roseta, tulip, swan, balerina dan ada juga gambar lucu sepeti kepala hewan, wajah manusia, ikan, dan masih banyak lagi.

Banyak pola latte art yang biasa di buat oleh para barista dan bahkan ada yang bisa membuat latte art 3d. Membuat latte art 3d tidaklah mudah, butuh sebuah teknik dan latihan rutin dan kesabaran untuk bisa membuatnya. Latte art merupakan sebuah seni dalam membuat kopi dengan bergambar.

Lomba latte art bahkan sering diadakan dan menjadi sebuah kesempatan para barista mengikuti lomba. Disinilah para barista mecoba untuk menguji kemampuan dan skill untuk membuat latte art. Pastinya para peserta sudah jago untuk membuat latte art yang bagus dengan berbagai gambar.

Ada beberapa tahapan dalam membuat latte art yaitu:

  1. Grinding: proses menghaluskan biji kopi menjadi bubuk kopi dengan tingkat kehalusan yang ditentukan.
  2. Dosing: menakar bubuk kopi yang sudah disesuikan
  3. Tamping: memadatkan bubuk kopi yang berada di porta filter dengan tekanan
  4. Brewing espresso: mengeluarkan sari kopi dengan tekanan mesin berkekuatan kuarang lebih 9 bar
  5. Froating: Proses memanaskan susu cair dengan semburan uap panas hingga membentuk micro foam.
  6. Pouring: menuangkan busa susu/micro foam kedalam espresso dengan pola gambar yang diinginkan.

Ada juga alat bantu seperti tusuk gigi untuk merapikan gambar atau membuat gambar yang diinginkan. Membuat latte 3d justru dibutuhkan busa kasar atau foam kasar untuk membuat sebuah dimensi gambar. Biasanya alat yang digunakan yaitu sendok, lalu di finishing dengan menggunakan tusuk gigi.

Segelas Latte Art merupakan seni mengambar dalam kopi. (Foto oleh : Hendra Nurdiyansyah)

Biasanya setiap coffeshop bisa menerima request untuk gambar latte art baik itu 3d atau bukan. Nah mungkin bagi temen-temen yang ingin mencoba request gambar lucu bisa datang ke coffe shop terdekat.

Leave a reply

Message

Name

Website